
Pertengkaran antara kakak-beradik berujung maut di Monroe County, Mississippi, Amerika Serikat. Lantaran berebut stik video game, adik mengambil pistol dan menembak mati kakaknya sendiri.
Diberitakan Reuters pada Senin (19/3), korban, seorang perempuan berusia 13 tahun, menolak memberikan stik video game kepada adiknya, bocah lelaki usia 9 tahun. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu akhir pekan lalu.
Bocah lelaki itu marah dan mengambil pistol lalu menembakkannya ke kepala kakaknya. Menurut Cecil Cantrell, Sherriff Monroe County, peluru menembus otak korban. Dia sempat dilarikan ke rumah sakit dalam keadaan kritis. Korban meninggal dunia pada Minggu.
Karena masih bocah, pelaku tidak akan diadili. Namun polisi akan menyelidiki bagaimana bocah itu bisa mengambil pistol dan apakah pelaku tahu bahayanya. Bukan tidak mungkin, orang tuanya akan diadili atas dakwaan kelalaian.
Ini bukan kasus yang jarang terjadi di AS. Menurut data situs pencatat kekerasan bersenjata, Gun Violence Archive, sepanjang 2017 tercatat ada 52.361 insiden senjata api di AS.
Sebanyak 1.698 kasus terjadi karena tidak disengaja. Kasus ini banyak menimpa anak-anak di AS ketika mereka menemukan senjata dan tidak sengaja menembakkannya.
Jumlah korban tewas akibat kasus penembakan sepanjang 2017 mencapai 13.139 orang. Korban luka mencapai 26.930 orang. Anak-anak usia 0-11 yang menjadi korban tewas atau luka mencapai 610 orang. Sementara jumlah remaja yang tewas atau luka akibat penembakan mencapai 2.758 orang.